Showing posts with label S H N D. Show all posts
Showing posts with label S H N D. Show all posts

Gejala Diabetes Mellitus

Kenali Gejala Diabetes Melitus sejak dini karena penyakit Gula atau kencing manis ini telah menjadi pandemi yang mempunyai pertumbuhan dengan cepat. Diabetes ini diperkirakan menyebabkan empat juta kematian per tahun, hampir sama dengan kematian akibat HIV/AIDS. Data tahun 2000 menunjukkan diabetes melitus diderita 8,4 juta orang dan akan meningkat menjadi 21,3 juta pada tahun 2030. Dan sebagian besar dari kita tidak sadar seperti apa sih gejala diabetes,

Diabetes tidak dapat disembuhkan tetapi gula darahnya dapat terkontrol. Diabetes terjadi karena kurangnya insulin dan insulin adalah suatu zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga menjadi energi. Akan tetapi makanan yang kita makan tetapi tidak akan menolong, karena gula dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Kejadian tersebut disebut HIPERGLIKEMIA yaitu penumpukan glukosa di dalam darah

Karena kebayakan dari kita mengetahuinya bahwa kita terkena diabetes atau gula ini setelah sudah pada tahapan yang lanjut, untuk itu saya pengen berbagi mengenai gejala penyakit gula atau diabetes mellitus ini. Karena menurut dr Budiman Darmowidjojo, SpPD, apabila penyakit diabetes kita sudah memasuki tahapan yang lanjut ini telah terjadi komplikasi pada ginjal, mata, pembuluh darah, atau saraf. "karena tidak yang berbahaya dari penyakit ini bukan hanya gula darah saja akan tetapi menyebabkan komplikasi.

Dan apabila penyakit diabetes bisa ketahui sejak dini, maka kesempatan untuk mengendalikan gula darah akan lebih baik sehingga komplikasi dapat dihindari. Pendeteksian terhadap diabetes, yang utama, memang dari hasil pemeriksaan gula darah. Kadar gula darah dengan pemeriksaan setelah puasa di atas 126 dan gula darah dengan pemeriksaan sewaktu-waktu di atas 200 disebut diabetes.

Untuk mengetahui apakah kita mengidap diabetes bisa kita lakukan lewat uji lab,selain itu untuk mengetahui gejala diabetes ini ada 3 ciri yang utama diantaranya adalah sebagai berikut ini

  • Poliuri atau sering buang air kecil dengan volume yang banyak, apalagi pada malam hari. Mengapa demikian? Jika kadar gula darah melebihi nilai ambang ginjal atau lebih dari 180 mg/dl, maka gula akan keluar bersama urine. Untuk menjaga agar urine yang keluar, yang mengandung gula itu, tak terlalu pekat, tubuh akan menarik air sebanyak mungkin ke dalam urine sehingga volume urine yang keluar banyak dan kencing pun menjadi sering. Hal tersebut akan sangat sering sehingga pada malam hari bisa mengganggu tidur.
  • Polidipsi atau sering kehausa haus dan ingin minum sebanyak-banyaknya. Dengan begitu banyaknya urine yang keluar, badan akan kekurangan air atau dehidrasi. Untuk mengatasi hal tersebut, timbullah rasa haus sehingga orang ingin selalu minum dan ingin yang dingin, manis, segar, dan banyak. Minuman manis akan sangat merugikan karena membuat kadar gula semakin tinggi.
  • Polifagi atau nafsu makan meningkat dan kurang tenaga. Pada diabetes, karena insulin bermasalah, pemasukan gula ke dalam sel-sel tubuh kurang sehingga energi yang dibentuk pun kurang. Itu sebabnya orang menjadi lemas. Dengan demikian, otak juga mengira bahwa kurang energi itu terjadi karena kurang makan. Oleh karena itu, tubuh berusaha meningkatkan asupan makanan dengan menimbulkan rasa lapar sehingga timbulah perasaan selalu ingin makan.
Selain ketiga gejala utama diabetes diatas masih ada lagi gejala lainya diantaranya
  • Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)
  • Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
  • Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki
  • Cepat lelah dan lemah setiap waktu
  • Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
  • Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya
  • Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.
Bila sudah dinyatakan mengidap diabetes yang harus diperbuat adalah :
  • kontrol secara teratur ke dokter (Poli Penyakit Dalam)
  • Mengikuti bimbingan / petunjuk dari dokter & edukator diabetes.
  • Mengikuti program untuk penyandang diabetes
Kita sering mendengar kadang orang diabetes memiliki luka yang kronis, membusuk, menghitam sehingga harus segera diamputasi. Itu adalah Gangren diabeticum. Contohnya seperti artis komedian yang bernama Rini ES bonbon

Bukan berarti jika pengidap berobat akan lebih baik, bahkan pengidap akan mengidap komplikasi dari pengobatan teresbut, seperti :
  • Gula darah turun dibawah normal penurunan kesadaran koma
  • Mual, muntah-muntah dan keringat dingin
  • Diare, sakit kepala dan pusing
Tanda-tanda penurunan gula darah / glukosa dibawah normal :
  • Gemetar. Mengeluarkan keringat dingin dan lemas
  • Penurunan kesadaran mengantuk bisa sampai tidak sadar /koma
Olahraga yang dianjurkan untuk penderita diabetes :
  • Senam diabetes.
  • Berenang.
  • Jalan santai / jalan cepat sesuai petunjuk educator diabetes.
Penyebab diabetes secara umum :
  • Riwayat keluarga diabetes
  • Kegemukan
  • Kurang aktivitas fisik
  • Bayi yang terlahir dengan berat badan lebih dari 4 kg
  • Hipertensi
Pengobatan dan pencegahan diabetes :
1. Mengatur Pola makan.
2. Latihan jasmani.
3. Obat-obatan : obat hipoglikemik oral & insulin.
4. Uji kadar glukosa darah.

Semoga artikel mengenai Gejala diabetes serta cara pencegahan dan olahraga yang baik buat penderita kencing manis ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Gejala Diabetes Mellitus Kencing Manis 
Reviewed by Zazkia Mecca on Jumat, Juli 06, 2012 Rating: 4.5 dari 575758 votes (11/09/2012)

Sumber: http://milanistaindonesia.blogspot.com/2012/07/gejala-diabetes-mellitus-kencing-manis.html

Studi: Kafein jadi Penelitian Baru untuk Perawatan Parkinson

Satu penelitian baru mendapati kafein menjadi satu pilihan baru untuk perawatan Parkinson karena bisa membantu mengendalikan gerakan orang-orang penderita penyakit itu, media setempat melaporkan Kamis.

Penelitian itu, dilakukan oleh Institut Penelitian Pusat Kesehatan Universitas McGill, diterbitkan di Jurnal Neurologi, jurnal resmi Akademi Neurologi Amerika.

Para peneliti melakukan penelitian terhadap 61 penderita Parkinson.

Sementara kelompok kontrol diberi pill placebo, kelompok lainnya diberi dosis kafein setara dengan dua hingga empat cangkir kopi per hari selama enam pekan.

Penderita yang mengonsumsi suplemen kafein mengalami perbaikan pada gerakan motoriknya , seperti pada kecepatan gerakan dan pengurangan kekakuan, daripada mereka yang diberi pill placebo.

Walaupun penelitian dalam skala besar harus dilakukan dalam periode jangka panjang untuk mengklarifikasi perbaikan dengan terapi kafein itu, Dr. Postuma mengatakan kafein harus dipelajari sebagai salah satu pilihan perawatan untuk penyakit Parkinson.

"Itu bisa berguna sebagai suplemen untuk pengobatan dan bisa menolong untuk mengurangi dosis pasien," kata Dr.Postuma.

Kafein, yang terdapat dalam kopi, teh dan minuman ringan, mempengaruhi sistem syaraf pusat dan kardiovaskular sehingga bisa mengurangi kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang meminum kopi mempunyai resiko lebih kecil terkena penyakit Parkinson, namun hingga sekarang tidak ada penelitian yang melihat implikasi klinis dari temuan itu, kata para peneliti.

Source: http://www.suarapembaruan.com/home/studi-kafein-jadi-penelitian-baru-untuk-perawatan-parkinson/23088

Harvard DNA nanorobot may find, kill cancer cells

Scientists at Harvard University’s Wyss Institute for Biologically Inspired Engineering said they have developed a robotic device made from DNA that could potentially seek specific cell targets and deliver important molecular instructions, such as telling cancer cells to self-destruct.

The researchers said in a press release they were inspired by the mechanics of the body’s immune system. The technology may some day be used to program immune responses to treat various diseases, they wrote in today’s issue of Science.

“We can finally integrate sensing and logical computing functions via complex, yet predictable, nanostructures—some of the first hybrids of structural DNA, antibodies, aptamers and metal atomic clusters—aimed at useful, very specific targeting of human cancers and T-cells,” George Church, a Wyss faculty member and principal investigator on the project, said in a statement.

Using the DNA origami method, in which complex three-dimensional shapes and objects are constructed by folding strands of DNA, the researchers created a nanosized robot that looks like an open barrel with its halves connected by a hinge. The DNA barrel, which acts as a container, is held shut by special DNA latches that can recognize and seek out combinations of cell-surface proteins, including disease markers. When the latches find their targets, they reconfigure, causing the two halves of the barrel to swing open and expose the contents or “payload.” The container can hold various types of payloads, including certain molecules with encoded instructions that can interact with specific cell surface signaling receptors.

The scientists used the system to deliver instructions, which were encoded in antibody fragments, to two different types of cancer cells, leukemia and lymphoma. Both cell types were instructed to activate their suicide switch, a naturally occurring feature that allows aging or abnormal cells to be eliminated in a process called apoptosis. Because leukemia and lymphoma cells essentially speak different languages, the messages were written in different antibody combinations.

The programmable nanotherapeutic approach was modeled on the body’s immune system, where white blood cells patrol the bloodstream for signs of trouble. The infection fighters can hone in on specific cells in distress, bind to them, and transmit comprehensible signals to self-destruct. The DNA nanorobot emulates this level of specificity using modular components in which different hinges and molecular messages can be switched in and out of the underlying delivery system, much as different engines and tires can be placed on the same chassis, the researchers noted. Because this approach is programmable, the scientists said the system has the potential to treat a variety of diseases.

DNA is a natural biocompatible and biodegradable material, so DNA nanotechnology has been seen as a potential delivery mechanism for drugs and molecular signals, the researchers said. But implementing it has been a challenge, including knowing what type of structure to create, how to program a nanoscale robot, and how to open, close, and reopen that structure to insert, transport, and deliver a payload. The scientists said they have combined several novel elements for the first time to overcome these obstacles. The barrel-shaped structure, for example, has no top or bottom lids, so the payloads can be loaded from the side in a single step without having to open and then reclose it.

In addition, other systems use release mechanisms that respond to DNA or RNA, but the researchers said their mechanism responds to proteins, which are more commonly found on cell surfaces and are largely responsible for transmembrane signaling in cells. They also said this is the first DNA-origami-based system that uses antibody fragments to convey molecular messages so that there is a controlled, programmable way to replicate an immune response or develop new types of targeted therapies.

Source: http://www.masshightech.com/stories/2012/02/13/daily42-Harvard-DNA-nanorobot-may-find-kill-cancer-cells.html

Harvard gets $2.6M to develop military smart suit

Harvard University’s Wyss Institute for Biologically Inspired Engineering has landed a $2.6 million contract from the Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) to produce a wearable system would help improve physical endurance for military soldiers in the field.

The lightweight, nonrestrictive suit would be made from soft, wearable assistive devices that integrate several Wyss technologies, including stretchable sensors that monitor the body’s biomechanics in order to detect the onset of fatigue, the institute said in a written statement. Another feature could help the wearer maintain balance through low-level mechanical vibrations that boost the body’s sensory functions.

Based on this technology, the suit is expected to delay the onset of fatigue, enabling soldiers to walk longer distances and also potentially improve the body’s resistance to injuries when carrying heavy loads.

Wearable suits currently used by military restrict movement, possess a rigid structure and are uncomfortable. The Harvard-inspired smart suit will eliminate many of these problems and is expected to increase the stamina of soldiers, while requiring less power.

Wyss Core Faculty member Conor Walsh, will lead the interdisciplinary program, which will include collaborations with Core Faculty member Rob Wood, ; Technology Development Fellow Yong-lae Park; and Core Faculty member George Whitesides. Also involved will be Sang-bae Kim, assistant professor of mechanical engineering at MIT, and Ken Holt, associate professor at Boston University’s College of Health and Rehabilitation Sciences.

The Wyss Institute was created in 2008 when Harvard Business School graduate Hansjörg Wyss gave the largest gift ever to the school, $125 million, to build an institute dedicated to biologically inspired engineering.

Source: http://www.masshightech.com/stories/2012/07/16/daily95-Harvard-gets-26M-to-develop-military-smart-suit.html

Dampak Negatif Minuman Bersoda

Oleh Quickeasyfit.com | Healthy Living

Rata-rata, warga Amerika Serikat mengonsumsi 45 galon soda setiap tahun. Atau setara dengan jumlah air yang ada di kolam renang anak-anak.

Apa mau dikata, minum soda memang merupakan budaya orang AS. Tidak mengapa sesekali Anda mencoba minum soda, asal tidak berlebihan. Mengapa? Karena kandungan gula dalam soda bisa sangat membahayakan kesehatan.

Menurut beberapa penelitian, minum soda sudah terbukti menyebabkan epidemi kegemukan di AS. Berikut empat hal paling merugikan bila meminum soda:

Baca -
Diet Soda: Is It Addictive?
1. Tidak hanya menggemukkan tubuh, tapi juga organ
Para peneliti dari Denmark meneliti dan menemukan bahwa minum soda non-diet meningkatkan kadar lemak yang tidak bisa dilacak di dalam tubuh. Dalam sebuah penelitian, peserta diminta untuk minum soda, susu, diet cola, atau air putih setiap hari selama enam bulan.

Setelah enam bulan, hasilnya menunjukkan bahwa orang yang minum soda mengalami peningkatan dramatis dalam lemak tersembunyi yang berbahaya (lemak hati dan tulang).

Tingkat kolesterol juga meningkat sebesar 11 persen dibandingkan dengan kelompok lain. Menurut penelitian, minum soda diet juga tidak baik untuk kesehatan Anda. Semua varietas soda mengandung pemanis dan pewarna makanan. Bahan-bahannya terkait dengan penyebab hiperaktif dan kerusakan sel otak. Orang yang secara teratur minum soda memiliki risiko lebih besar terkena diabetes.

Baca -
Surprising Facts About Bottled Water
2. Mengandung bahan beracun
Salah satu kandungan soda adalah flame retardant — bahan kimia pencegah kebakaran yang digunakan dalam termoset, termoplastik, tekstil, pelapisan, dan beberapa minuman soda yang Anda suka minum. Bahan ini terdaftar sebagai BVO (brominated vegetable oil) dan berfungsi mencegah perasa buatan terpisah dari cairan secara keseluruhan. Bahan ini dapat menyebabkan keracunan bromida yang menyebabkan hilangnya memori, gangguan saraf, dan perubahan abnormal pada kulit.

-Baca
Ways to Cut Down 400 Calories Every Day
3. Akan mengubah Anda menjadi tikus laboratorium
Sirup jagung yang sangat manis digunakan untuk mempermanis banyak merek soda Amerika. Bahan buatan manusia ini berbahaya karena berasal dari jagung rekayasa genetika. Orang belum tahu efek jangka panjang yang akan terjadi pada manusia. Penelitian baru cenderung setuju bahwa rekayasa genetika menyebabkan peningkatan proses penuaan, kerusakan saluran pencernaan, dan kemandulan.

4. Menyebabkan pengeroposan tulang dan kerusakan gigi
Sebuah metaanalisis dari sekitar 90 studi menunjukkan, banyak orang yang hobi minum soda berhenti mengonsumsi susu. Penurunan konsumsi susu bukanlah tanda yang baik. Tahun 1950-an, untuk setiap satu gelas minuman bergula, seorang anak meminum 3 cangkir susu. Sekarang justru kebalikannya. Tak heran, 44 juta orang Amerika kini didiagnosis menderita osteoporosis.

Minum soda terlalu banyak juga tidak baik untuk gigi. Konsentrasi glukosa, sukrosa, fruktosa, dan gula yang tinggi menyebabkan pembusukan gigi.


Singkatnya, minum soda berbahaya untuk kesehatan Anda! Hal yang menakutkan adalah bahwa minuman bersoda bukan satu-satunya produk minuman yang Anda harus waspadai. Ada banyak minuman kemasan lain yang mengandung gula dan kalori tinggi yang tidak baik untuk Anda. Berhenti sebelum Anda menyesal.

Sumber: http://id.she.yahoo.com/dampak-negatif-minuman-bersoda.html

9 Makanan Yang Buruk Untuk Dikonsumsi

Kami tidak mengatakan, makanan-makanan di bawah ini tidak boleh lagi Anda konsumsi. Tetapi berusahalah menghindari makanan di bawah ini dalam menu Anda, jika Anda ingin mempertahankan nutrisi dan menurunkan berat badan.

1. Pencuci mulut yang digoreng

Pada dasarnya makanan pencuci mulut sudah memiliki kadar lemak dan gula yang tinggi. Jadi bayangkan betapa buruknya jika dihidangkan dengan cara digoreng. Dan jangan terlena dengan pisang goreng atau nanas goreng mentang-mentang buah. Karena dibuat dengan adonan pembungkus dan sirup, mereka adalah pencuci mulut yang buruk.

2. Makanan yang digoreng dan berlapis keju

Pada dasarnya, semua gorengan buruk bagi kesehatan. Jadi jika kentang goreng dilapisi keju, tentu makanan ini masuk dalam daftar paling buruk untuk dikonsumsi. Keju biasanya mengandung lemak 10 kali lebih bayak dari ikan dan daging putih. Apalagi ditambah karbohidrat goreng.

3. Minuman bersoda

Minuman ringan dan soda buruk bagi kesehatan karena mengandung banyak kalori, meskipun dikonsumsi dalam jumlah kecil. Berdasarkan hasil studi, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kerapuhan tulang alias osteoporosis, sakit gigi, dan serangan jantung. Selain itu, minuman-minuman diet juga tidak direkomendasikan karena berpotensi meningkatkan risiko erosi gigi (karena gelembung-gelembung dalam minuman itu bersifat masam).

4. Alcopop berwarna

Alcopop adalah minuman yang mengandung alkohol dengan kadar 4-7 persen. Alcopop mengandung kalori yang tinggi, karena mengandung gula dan alkohol berkalori. Ditambah lagi, minuman itu penuh pewarna dan perasa, yang membuatnya menjadi minuman yang cukup beracun. Panduan yang cukup praktis adalah, semakin cerah warna alcopop, maka semakin buruklah minuman itu untuk dikonsumsi.

5. Makanan cair

Oke, makanan cair memang tidak selalu buruk, namun makanan cair atau minuman makanan pengganti dapat menjauhkan Anda dari mengonsumsi makanan yang tepat. Makanan pengganti mungkin akan lebih cocok dikonsumsi orang yang sedang sakit, namun jangan biarkan makanan semacam itu menggantikan makanan alami.

6. Daging olahan

Daging olahan punya nama lain “daging misteri”, karena tidak jelas apa yang terkandung di dalamnya. Namun satu hal yang pasti, jika daging olahan itu dikemas dalam kaleng dan jenis dagingnya tidak jelas, maka daging tersebut tidak baik bagi tubuh. Berusahalah untuk menghindari sosis dan salami, karena hasil olahan dengan lemak dan garam.

7. Chicken nugget

Chicken nugget hampir sama dengan sosis, yakni berasal dari daging sisa dicampur dengan tepung. Dan saat nugget-nugget kecil itu digoreng, maka akan meningkatkan levelnya sebagai makanan terburuk untuk dikonsumsi. Sepotong kecil nugget yang digoreng menyerap lebih banyak lemak dari hasil penggorengan itu.

8. Donat

Jika ada satu makanan yang melambangkan makanan junk food abad ke-21, itu adalah donat. Baik dilapisi, diisi, dikilapkan dengan gula dan selai, atau yang polos sekalipun, makanan ini tidak baik bagi tubuh. Bukan hanya sekedar masalah tepung halus dan gula halus, namun makanan ini juga digoreng dalam minyak sulingan. Donat akan mengganggu keseimbangan gula darah Anda, dan dapat mempercepat proses pembakaran, sehingga Anda akan cepat merasa lapar lagi.

9. Sup Kaleng

Sup memang bukan makanan yang buruk dan tidak layak dibandingkan dengan makanan-makanan di atas. Namun jika sudah berbicara mengenai garam dan makanan kemasan, maka tentu saja sup kaleng masuk daftar. Akan jauh lebih baik bila Anda memasak sup sendiri. Bukan kalengan.

Sumber: http://id.she.yahoo.com/9-makanan-terburuk-untuk-dikonsumsi.html

Air Mineral Kemasan Botol Berbahaya

Minum air mineral dalam kemasan botol sering kali dipilih karena kepraktisannya. Namun, sebaiknya Anda berpikir ulang setelah membaca ulasan ini.
Botol plastik menjadi ancaman serius bagi kesehatan Anda. Molekul-molekul plastik bahan kimia berbahaya bagi air tersimpan di dalamnya. Termasuk kimia ftalat yang digunakan untuk melembutkan botol.
Terpapar bahan kimia ini dapat menyebabkan gangguan reproduksi, masalah hati hingga kanker. Bahkan, bahan kimia ini bisa meleleh saat Anda menyimpan botol plastik saat terkena panas.
Tak hanya itu, sekitar 1,5 juta ton plastik juga digunakan untuk memproduksi botol air setiap tahun di seluruh dunia. Dan pengolahannya tak terlepas dari senyawa beracun, seperti nikel, etilbenzena oksida, etilen dan benzen.
Banyak dokter gigi dan dokter anak khawatir kalau anak-anak yang meminum air kemasan dapat mengalami gigi berlubang. Kenyataannya, hampir sebagian besar air kemasan tidak mengandung fluoride dibandingkan air keran.
Memang belum ada penelitian komprehensif untuk membuktikannya. Namun, sebuah penelitian kecil menunjukkan adanya sedikit kecenderungan terhadap kerusakan gigi anak-anak yang meminum lebih banyak air kemasan.
Sebuah penelitian di Australia Selatan menunjukkan anak-anak yang tidak meminum air keran tak berfluoride memiliki 52,7 persen risiko lebih tinggi mengalami masalah gigi berlubang.

Sumber: http://id.she.yahoo.com/air-mineral-kemasan-botol-berbahaya-060000876.html

Kopi Berbahan Kimia Beredar Luas di Pasar

Metrotvnews.com, Jembrana: Puluhan kopi instan mengandung zat kimia berbahaya beredar luas di Kabupaten Jembrana, Bali. Hal itu terungkap dalam inspeksi mendadak yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Jembrana, Rabu (16/5).

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Jembrana I Nyoman Mayun mengatakan sedikitnya ada 23 jenis kopi terlarang yang beredar. "Kopi-kopi tersebut dilarang (beredar) karena dari penelitian BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) ditemukan mengandung bahan kimia berbahaya," katanya.

Bila dikonsumsi terus-menerus, kata dia, kopi akan mengakibatkan kanker.

Di sela-sela sidak, pedagang diingatkan petugas untuk tidak menjual lagi produk kopi yang dilarang. Bila melanggar, mereka akan ditindak tegas.

Sementara itu, dari operasi yang dilakukan, petugas menyita ratusan bungkus kopi. Minuman instan itu rencananya dimusnahkan. Adapun beberapa pedagang bingung. Mereka mengaku tidak mengetahui kopi yang dijual itu dilarang BPOM.



Source: http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2012/05/16/91442/Kopi-Berbahan-Kimia-Beredar-Luas-di-Pasar

Waspada Menggunakan Pemutih Wajah

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bangka Belitung (Babel), mengimbau warga mewaspadai kosmetik pemutih wajah yang mengandung zat merkuri karena membahayakan kesehatan kulit.

"Kami berhasil menemukan dan menertibkan puluhan kosmetik pemutih wajah mengandung zat merkuri yang dipasarkan secara ilegal di toko-toko Pangkalpinang, Sungailiat dan Belitung," ujar Kasi Pemeriksaan, Penyelidikan, Sertifikasi, dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Babel, Iswandi di Pangkalpinang, Selasa.

Menurut dia,  kosmetik pemutih wajah berbahaya tersebut tidak memiliki izin peredaran resmi dari BPOM yaitu tidak memiliki label ’CD’ untuk produk lokal dan ’CL’ untuk produk impor, artinya diedarkan secara ilegal kepada masyarakat.

Ia mengatakan, zat merkuri merupakan zat kimia jika dioleskan ke wajah akan menimbulkan peradangan dan menyebabkan kapiler?kapiler di wajah akan melebar, sehingga aliran darah yang menuju kulit wajah akan meningkat dan kulit tampak merah, bengkak, mengelupas serta nyeri.

"Apabila tidak mendapatkan perawatan medis, akan menimbulkan kerusakan pada kulit seperti timbul flek hitam?hitam, benjolan, rasa nyeri seperti terbakar, kemerahan hingga kanker kulit dan bisa menyebabkan kematian," ujarnya.
    
Menurut dia, menjelang puasa dan lebaran Idul Fitri 1432 H, permintaan kosmetik jenis pemutih wajah akan mengalami peningkatan yang cukup tinggi, karena kebiasaan warga ingin tampil cantik dan putih dengan cara instan tanpa memperhatikan produk kosmetik yang digunakan.
    
"Berdasarkan pengakuan para pedagang kosmetik berbahaya  yang berhasil ditertibkan, cream pemutih wajah sangat diminati warga, apalagi memasuki hari-hari besar keagamaan," ujarnya.
    
Ia mengatakan, Babel menjadi salah satu pintu masuk kosmetika impor yang selama 2009 BPOM memusnahkan 77 jenis kosmetik berbahaya yang beredar di berbagai pusat perbelanjaan.
    
Sebanyak 77 kosmetik yang dimusnahkan itu antaranya kosmetik jenis dan produk rias wajah dan mata, perawatan kulit, serta kosmetik mandi seperti merek Ponds Detox Complete Beauty Care Make Up Kit, dan Olay 4 in 1 Complete Make Up. Ponds mengandung zat merah K.3 dan K.10, sedangkan Olay mengandung zat merah K.10.
    
Untuk itu, kata dia, masyarakat diimbau lebih berhati-hati memilih kosmetik terutama lipstik, cairan pemutih, dan pelembab.
    
"Masyarakat yang ingin membeli produk kosmetik sebaiknya memperhatikan kode izin peredaran resmi dari BPOM, apabila tidak memiliki kode, sebaiknya kosmetik tersebut tidak dibeli dan melaporkannya ke BPOM atau pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi peredaran produk itu.
    
Produk-produk kosmetik yang tidak terdaftar, kebanyakan mengandung zat merkuri dan hydroquinone serta lisptik yang mengandung pewarna rodamin B dan produk yang mengandung bahan-bahan tersebut sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kanker kulit," ujarnya. 

Source: http://bangka.tribunnews.com/2011/07/21/waspada-menggunakan-pemutih-wajah

Awas, Diabetes pun dapat Menyerang Anak

SIAPA bilang diabetes melitus (DM) hanya diidentikkan dengan manusia dewasa ataupun orang tua? Diabetes pun dapat menyerang anak-anak, bahkan bayi berusia tujuh bulan. Sayangnya, gejala awalnya tak dapat dideteksi begitu jelas.

"Orangtua baiknya mewaspadai kondisi anak-anak yang menunjukkan gejala seperti sering buang air kecil, selalu haus dan lapar, cepat lelah, berat badan turun, sesak napas, infeksi jamur pada kulit, penglihatan kabur, muntah atau sakit perut. Namun ciri khas anak yang menderita DM ini, yakni nafas berbau asam atau aseton. Segeralah berkonsultasi dengan dokter," kata dr Arman Bhakti Pulungan, SpA (K), Project Manager Program World Diabetes Foundation sekaligus Ketua Perhimpunan Ahli Endokrinologi Anak Asia Pasifik (APPES).

DM berpotensi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. DM dapat diakibatkan faktor genetik, pola makan, dan lingkungan. Belum lagi ditambah dengan faktor sosial dan kesejahteraan masyarakat yang minim. Lantaran itu, DM menjadi masalah kesehatan yang paling serius di dunia sejak lebih dari 25 tahun belakangan.

DM tipe 1 terjadi akibat gangguan metabolisme glukosa yang ditandai dengan hiperglikemia kronik. Itu terjadi akibat kerusakan sel penghasil insulindi kelenjar liur lambung atau pankreas. Insulin merupakan hormon penting yang menjaga keseimbangan gula dalam tubuh.

Lalu bagaimana cara mendeteksinya? Deteksi dini dapat dilakukan dengan pemeriksaan gula darah di laboratorium. Adapun kadar gula darah normal yakni 100-140 mg/dl.

Bila anak Anda ternyata dideteksi mengidap DM, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter anak. Pengobatannya biasanya yakni dengan menyuntikkan insulin. Sayangnya, harga insulin cukup mahal. Lantaran itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia mengupayakan agar pemerintah dapat mensubsidi insulin demi kesehatan anak yang merupakan masa depan bangsa.



Source: http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2011/07/21/58541/Awas-Diabetes-pun-dapat-Menyerang-Anak

Dunia Minati Jamu Indonesia

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Hasanuddin Ibrahim mengatakan, peluang bisnis produksi jamu dan tanaman obat Indonesia memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan dan menguntungkan. Peminat jamu dan tanaman obat sebagai bahan produk herbal cukup merata. Bukan hanya di Tanah Air, melainkan konsumen di dunia juga banyak yang meminati produk jamu dan obat tradisional Indonesia. Berbagai produk turunan/olahan dari jamu banyak dijumpai dalam bentuk permen, kosmetik, parfum, pasta gigi, minuman kesehatan, dan lainnya. Sedangkan ekspor tanaman obat pada 2009 sebesar 13.090 ton atau 11,8 juta dolar AS dan pada 2010 bisa 13.5.000 ton dengan nilai 19 juta dolar AS. "Kita berkepentingan menjadikan warisan leluhur ini (jamu) sebagai produk asli Indonesia," kata Hasanuddin usai membuka festival jamu tingkat nasional di Yogyakarta, Rabu (20/7).
Menurut dia, Kementerian Pertanian turut berperan mengembangan industri jamu nasional, terutama dengan pemilihan jenis dan varietas komoditas tanaman yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Setidaknya kini ada 66 jenis tanaman obat yang produksinya terus didorong, seperti kelompok rimpang atau jahe, kencur, dan kunyit. Juga ada lengkuas, temulawak, serta lidah buaya, mahkota dewa, kapulaga, dan lainnya. "Tidak semua daerah cocok untuk penanaman jenis-jenis tanaman obat tersebut. Harus sesuai dengan agroekologi. Ekosistem untuk temu lawak misalnya, cocoknya di Sukabumi, Jawa Barat. Sedangkan tanaman purwoceng untuk vitalitas cocok di daerah ketinggian 1.000 meter," ujarnya.
Source: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=283289

Waspadai Efek Layar Komputer pada Mata

Kompas.com - Untuk Anda yang bekerja di kantor, mungkin pernah dengar yang namanya computer eye strain. Kondisi ini merupakan keluhan medis yang paling sering diajukan oleh para pekerja kantor.
Eye strain atau bisa diartikan sebagai sakit mata atau mata lelah, terjadi ketika mata terlalu dipaksakan untuk memandang hanya ke satu arah dalam waktu lama. Eye strain dapat terjadi di mana saja, misalnya di perjalanan ketika mengendarai mobil jarak jauh, di rumah ketika menonton film secara maraton, atau di tempat tidur saat memegang novel bagus yang membuat Anda tidak bisa berhenti membacanya.
Meski demikian, tempat yang paling umum memicueye strain adalah di depan layar komputer. Kadang Anda tidak menyadari sudah bekerja sangat lama di depan komputer dan tidak menyadari mata Anda sudah sangat lelah.
Mata memiliki banyak otot kecil yang bekerja ketika kita sedang mengetik. Setelah sehari penuh bekerja, otot-otot itu menjadi lelah dan ketika itulah terjadi eye strain dan terasa sakit.
Apa saja gejala computer eye strain? Sakit kepala, leher kaku, mata gatal atau kering, mata berair, pandangan tidak fokus, pandangan ganda, sulit berkonsentrasi ke layar komputer, warna di layar tampak tidak selaras, layar komputer seperti berpendar.
Tentu saja, eye strain dapat dihindari dan Anda masih dapat bekerja di depan layar komputer. Antara lain dengan berkedip lebih sering. Ketika sedang bekerja di depan layar komputer, berkedip jadi berkurang lima kali daripada rata-rata. Padahal, tidak berkedip menyebabkan mata kering, sakit kepala dan mata terasa gatal.
Selain itu aturlah waktu beristirahat lebih sering. Targetkan lima menit istirahat setiap kali bekerja satu jam di depan komputer. Sehingga mata dapat kembali fokus.
Source: http://health.kompas.com/read/2011/06/17/1612055/Waspadai.Efek.Layar.Komputer.pada.Mata

WHO: Telepon Seluler Bisa Sebabkan Kanker Otak

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari ini mengumumkan penggunaan telepon seluler bisa menyebabkan terjadinya kanker otak. Kesimpulan ini merupakan hasil pertemuan 21 ilmuwan dari 14 negara, termasuk riset terbaru yang belum dipublikasikan. 


Karena itu, WHO menyarankan para pemilik telepon seluler mengurangi pemakaian perangkat hands-free dan pengiriman pesan pendek. Ini pertama kalinya WHO mengaitkan telepon seluler dengan risiko terkena kanker.
Riset sebelumnya menyebutkan hanya dengan setengah jam saja memakai telepon seluler saban hari, risiko terkena kanker otak bagi penggunanya mencapai 40 persen. “Karena itu penting untuk melaksanakan riset lanjutan dalam jangka panjang soal bahaya penggunaan telepon seluler,” kata Direktur Badan Riset Internasional WHO Dr Christopher Wild. 

Ketua kelompok kerja yang membahas soal risiko kanker akibat telepon seluler, Dr Jonathan samet, mengatakan pihaknya cukup kuat mendukung kesimpulan itu meski buktibukti masih terus dikumpulkan. “Kita perlu terus memantau secara dekat hubungan antara telepon seluler dan risiko kanker,” ujarnya. 

Penelitian terbaru juga menemukan kemungkinan gangguan pendengaran akibat penggunaan telepon seluler berlebihan. 
Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Operator telepon Seluler, John Cooke, industri ponsel menanggapi serius soal risiko kesehatan akibat penggunaan alat komunikasi itu dan berkomitmen mendukung penelitian ilmiah yang masih berlangsung.

Source: http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2011/06/01/brk,20110601-338169,id.html

DEHP Menyebabkan Testis Mengecil

Sejak akhir Mei 2011, Taiwan melakukan penarikan atas beberapa produk minuman dengan merek seperti Speed sports drink dan Speed lemon karena mengandung kadar DEHP dalam jumlah yang melebihi batas aman. Langkah penarikan itu diikuti beberapa negara yang mengimpornya, termasuk Hong Kong dan Filipina.

Di dunia industri, DEHP sering dipakai untuk melunakkan material plastik atau Polyvinyl Chloride (PVC). Penggunaan dalam kemasan makanan atau minuman tidak boleh sembarangan, karena berisiko mencemari produk dan bisa menyebabkan keracunan bila dikonsumsi.

Dalam kadar tertentu, DEHP memang tidak menyebabkan dampak negatif karena bisa ditoleransi di dalam tubuh. Namun jika terakumulasi, dalam jangka panjang bisa mengganggu sistem reproduksi khususnya pada laki-laki karena membuat buah zakar mengecil.



Source: http://health.detik.com/read/2011/06/01/163759/1652026/763/khawatir-minuman-yang-bikin-testis-kecil-cek-saja-ke-bpom?881104755

Karies Jangan Dianggap Remeh

Rata-rata karies, pembusukan atau perusakan pada gigi, dikenal juga dengan istilah Decay Missing Filling-Teeth/DMF-T, di Indonesia adalah antara 6,44 dan 7,8. Sedangkan indeks DMF-T yang telah ditetapkan oleh WHO hanya berhenti di angka 3.

Jika tidak ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, penanggalan gigi, infeksi, dan berbagai kasus berbahaya, termasuk kematian.

Kini karies gigi telah menjadi penyakit yang tersebar di seluruh dunia. Perhatian dan permasalahan mengenai karies akar telah meningkat pada dekade terakhir ini. Diperkirakan bahwa 90% anak-anak usia sekolah di seluruh dunia dan sebagian besar orang dewasa pernah menderita karies. Tingkat penderita tertinggi berada di Asia dan Amerika Latin. Peningkatan karies banyak dipengaruhi perubahan dari pola makan.

Di samping itu, kesadaran masyarakat untuk datang berobat ke fasilitas-fasilitas layanan kesehatan pun rendah. Menurut Liza Ramdhani Wiyonoputri, pakar dari Dentist Gallery, 87% masyarakat yang mengeluh sakit gigi tidak berobat sama sekali, atau sekitar 12 persen masyarakat yang mengeluh sakit gigi dan datang berobat sudah dalam keadaan terlambat.

Struktur gigi yang telah rusak tidak dapat sembuh sempurna, walaupun remineralisasi pada karies yang sangat kecil dapat timbul jika kebersihan dapat benar-benar dipertahankan.

Untuk kasus tertentu yang relatif masih kecil, karies dapat diobati dengan florida topikal untuk merangsang remineralisasi. Untuk lesi yang besar dapat diberikan perawatan khusus. Perawatan ini bertujuan untuk menjaga struktur lainnya dan mencegah perusakan lebih lanjut.

Ekstraksi atau pencabutan gigi juga menjadi pilihan perawatan karies, bila gigi tersebut telah hancur karena proses pelubangan. 

Sumber: http://nationalgeographic.co.id/lihat/berita/1138/karies-jangan-dianggap-remeh

Kepribadian Labil Sasaran Cuci Otak

Anak-anak remaja yang berkepribadian labil jadi sasaran kelompok-kelompok radikal untuk diajak bergabung. Demikian menurut cendekiawan muslim Prof. Dr. Jalaluddin Rahmat.

Prof. Dr. Jalaluddin mengatakan bahwa orang yang frustrasi, berkepribadian tertutup, merasa terasing dari lingkungan, dan tidak memiliki sahabat merupakan orang yang paling mudah diarahkan. "Orang-orang labil itu adalah orang yang tersesat dalam hidupnya. Ketika mereka masuk kelompok tertentu, seluruh hidup mereka diurusi," katanya di sela-sela acara media edukasi mengenai stres dan depresi di Jakarta, Kamis (5/5).

Sementara itu ahli kedokteran jiwa dr. Surjo Dharmono mengatakan bahwa orang berkepribadian stabil punya mekanisme pertahanan yang baik sehingga sulit dicekoki ideologi baru. "Mereka sadar jika masuk lingkungan yang salah," kata dr. Surjo.

Orang yang sudah terpengaruh ideologi baru itu kemudian diyakinkan bahwa mereka adalah orang pilihan dan harus  menjalankan perintah "Tuhan".

Untuk mencegah perekruitan gerakan radikal di kalangan remaja, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pelurusan ajaran agama. Presiden meminta seluruh masyarakat untuk turut serta memberantas aksi kejahatan terorisme dan radikalisme.

Insektisida Tidak Efektif Tangani Demam Berdarah

Strategi baru untuk mengendalikan wabah demam berdarah perlu disusun. Pasalnya, penggunaan insektisida tidak dapat diandalkan. 

Hasil studi terbaru yang dipublikasikan dalam The Lancet, sebuah jurnal medis di Internet, mengungkapkan bahwa pendekatan yang salah dalam pembasmian nyamuk Aedes aegypti justru dapat memperburuk epidemi demam berdarah.

Selama ini, target pembasmian menggunakan insektisida diutamakan pada larva nyamuk, bukan nyamuk dewasa. Cara ini memang efektif untuk jangka pendek namun dalam jangka panjang dapat menimbulkan resistensi pada nyamuk dan penurunan kekebalan tubuh manusia, terutama di daerah urban.

Menurut Paula Mendes Luz dari Oswaldo Cruz Foundation, upaya mengontrol larva dalam jangka setahun bisa jadi kontra produktif bahkan memeperbukuruk epidemi. "Karena dalam tahun-tahun mendatang nyamuk akan menjadi resisten terhadap insektisida," kata Luz. Ini serupa dengan peristiwa penggunaan DDT pada tahun 50an dan 60an yang terbukti tidak efektif mengatasi berjangkitnya wabah dalam jangka panjang.

Simpulan tersebut diungkapkan, setelah Luz menggunakan matematika dan model komputer untuk mensimulasikan dampak beberapa strategi pembasmian nyamuk Aedes aegyptidalam jangka lima tahun ke depan.

"Cara paling efektif untuk mengontrol epidemi demam berdarah adalah dengan membunuh nyamuk dewasa," kata profesor Eduardo Massad, ahli dari School of Medicine, University of Sao Paulo, Brazil. Sebab cara ini selain efektif dalam membunuh nyamuk, juga meminimalkan kemungkinan nyamuk menjadi resisten terhadap insektisida.

Interval Melahirkan Pengaruhi Kanker Payudara

Jeda antarkelahiran anak mungkin memengaruhi kanker payudara. Demikian hasil laporan sebuah penelitian dalam British Journal of Cancer.

Penelitian itu memperlihatkan pengaruh interval kelahiran pada 29.488 perempuan di Finlandia. Perempuan dengan jarak melahirkan yang kurang dari 12 bulan, memiliki resiko kanker lima kali lebih besar dibanding perempuan yang memiliki jarak tiga tahun ke atas. Josephine Querido, peneliti dari Cancer Research UK mengatakan, "Hasil penelitian tidak serta merta mendiagnosis positif atau memberi vonis seorang wanita terkena kanker. Tapi memperlihatkan risiko yang lebih tinggi."

Para peneliti membagi kelompok perempuan berdasarkan mereka yang mengidap tipe kanker payudara yang spesifik, yang mengidap tumor lanjut, berusia di bawah 50 tahun, dan memiliki paling tidak lima anak. Kemudian kembali dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sehingga mungkin ditemukan hasil positif di salah satu sub kelompok.

"Penting untuk berkonsultasi jika mereka menemukan suatu perubahan yang tidak biasa pada payudara mereka. Dan pergilah melakukan pemeriksaan jika diminta," katanya.

Yang diduga menjadi faktor penyebab peningkatan resiko adalah keterkaitan hormon. Meski demikian masih membutuhkan penelitian dan pengujian lebih lanjut untuk mengungkap sebab-akibat selengkapnya. 

Sumber: http://nationalgeographic.co.id/lihat/berita/1146/interval-melahirkan-pengaruhi-kanker-payudara

Komputer Simulasikan Gejala Skizofrenia

Peneliti di Unversity of Texas-Austin membuat komputer menjadi berkhayal dengan memasukkan gejala skizofrenia ke dalamnya. Penelitian tersebut mendukung hipotesis bahwa pemrosesan informasi yang tidak sempurna dapat menyebabkan gejala skizofrenia.

Para ilmuwan komputer di University of Texas-Austin membuat simulasi jaringan saraf bernama DISCERN. Jaringan tersebut mampu belajar bahasa natural dan sudah diajarkan untuk menyimpan informasi, seperti hubungan antarkata dan antarkalimat--persis cara manusia membaca sebuah cerita.

Setelah itu, tim peneliti mengulangi proses yang sama tetapi dengan kecepatan belajar yang lebih tinggi. Komputer menyerap kata pada kecepatan yang lebih tinggi dan tidak mengabaikan berbagai gangguan dalam data.

Teknik yang membuat komputer tidak menyaring gangguan ini mirip dengan membanjiri sistem dengan dopamin, senyawa yang berhubungan dengan proses pemahaman dan pembedaan, "mengganggu kemampuan komputer menentukan hubungan antarkata, kalimat, dan kejadian," jelas sebuah rilis berita dari universitas.

"DISCERN mulai berfantasi, cerita-cerita khayalan yang terjalin dari elemen-elemen berbagai cerita," jelas rilis itu lebih lanjut. Pada sebuah pertanyaan, DISCERN malah mengaku bertanggung jawab atas pengeboman oleh teroris.

Beberapa ahli kesehatan meyakini kalau penderita skizofrenia tidak dapat melupakan atau mengabaikan stimuli dengan semestinya. Hal itu membuat mereka kesulitan menjalin informasi yang benar. Mereka kehilangan kemampuan untuk membedakan realita dengan ilusi. 

Penelitian ini diharapkan dapat memahami cara kerja otak manusia lebih baik. 

Sumber: http://nationalgeographic.co.id/lihat/berita/1144/komputer-simulasikan-gejala-skizofrenia

UN chief urges ‘bold’ action to transform global AIDS response

31 March 2011 – 
Secretary-General Ban Ki-moon today urged world leaders to take bold decisions to tackle the AIDS epidemic, as he launched a new United Nations report that warns that recent gains, while laudable, are fragile.The report, “Uniting for universal access: towards zero new HIV infections, zero discrimination and zero AIDS-related deaths,”comes 30 years into the AIDS epidemic and just months ahead of a high-level meeting of the General Assembly in June on the issue.
“Ten years ago, the international community came together at the General Assembly special session on HIV/AIDS and set targets for the year 2010. Now it is time to take a hard look at where we failed … where we succeeded … and why,” Mr. Ban said at the launch of the report in the Kenyan capital, Nairobi.
The report, based on data from 182 countries, highlights that the global rate of new HIV infections is declining, treatment access is expanding and the world has made significant strides in reducing HIV transmission from mother to child.
For example, between 2001 and 2009, the rate of new HIV infections in 33 countries – including 22 in sub-Saharan Africa – fell by at least 25 per cent. By the end of 2010, more than 6 million people were on antiretroviral treatment in low- and middle-income countries. And for the first time, in 2009, global coverage of services to prevent mother-to-child transmission of HIV exceeded 50 per cent.
Despite these achievements, the report underscores that the gains are fragile. For every person who starts antiretroviral treatment, two people become newly infected with HIV, and every day 7,000 people are newly infected, including 1,000 children.
“Thirty years into the epidemic, it is imperative for us to re-energise the response today for success in the years ahead,” said Michel Sidibé, Executive Director of the Joint UN Programme on HIV/AIDS (UNAIDS), who joined Mr. Ban for the launch of the report.
“Gains in HIV prevention and antiretroviral treatment are significant, but we need to do more to stop people from becoming infected – an HIV prevention revolution is needed now more than ever,” he added.
The Secretary-General recommends five actions in the report to strengthen the AIDS response, including harnessing the energy of young people for an HIV prevention revolution and revitalizing the push towards achieving universal access to HIV prevention, treatment, care and support by 2015.
He also recommends working with countries to make HIV programmes more cost effective, efficient and sustainable; promoting the health, human rights and dignity of women and girls; and ensuring mutual accountability in the AIDS response to translate commitments into action.
“World leaders have a unique opportunity at this critical moment to evaluate achievements and gaps in the global AIDS response,” said Mr. Ban. “We must take bold decisions that will dramatically transform the AIDS response and help us move towards an HIV-free generation.”
He calls on all stakeholders to support the recommendations in the report and use them to work towards realizing six global targets. The first is to reduce by 50 per cent the sexual transmission of HIV – including among key populations, such as young people, men who have sex with men, in the context of sex work; and prevent all new HIV infections as a result of injecting drug use.
The other goals are to eliminate HIV transmission from mother to child; reduce by 50 per cent tuberculosis deaths in people living with HIV; ensure HIV treatment for 13 million people; reduce by 50 per cent the number of countries with HIV-related restrictions on entry, stay and residence; and ensure equal access to education for children orphaned and made vulnerable by AIDS.
The report also encourages countries to prioritize funding for HIV programmes, especially in light of the fact that international funding for HIV assistance declined for the first time in 2009.
“The HIV response faces a moment of truth,” Mr. Ban writes in his report. “This year, we have a unique opportunity to take stock of progress and to critically and honestly assess the barriers that keep us shackled to a reality in which the epidemic continues to outpace the response.”

Sumber: http://www.un.org/apps/news/story.asp?NewsID=37950&Cr=hiv&Cr1=